3 Faktor Keberhasilan Anak Dalam Belajar

Posted by Cloudida

07 August 2018

Faktor Keberhasilan Anak Dalam Belajar

Tidak dapat dipungkiri bahwa keberhasilan anak dalam bidang akademik masih menjadi perhatian utama orangtua. Demi membantu anak berhasil di sekolah, banyak upaya yang ditempuh oleh orangtua seperti mendaftarkan anak ke lembaga bimbingan belajar, menambah jam belajar, sampai mencoba metode-metode belajar yang didapat dari berbagai media.

Upaya-upaya tersebut akan sangat membantu anak dalam memahami pelajaran di sekolah jika upaya tersebut dilakukan dengan didasari alasan yang tepat. Dalam proses belajar terdapat 3 faktor yang amat penting, pertama adalah kemampuan kognitif atau kecerdasan otak. Faktor kedua yang juga berpengaruh ialah faktor pribadi yang dimiliki anak seperti; motivasi, minat, hobi, ketertarikan, dan daya juang (grit). Serta faktor akademik yaitu soal mata pelajaran dan tenaga pengajar.

Kemampuan kognitif pun tidak dapat dinilai hanya berdasarkan besaran angka IQ. Berdasarkan teori CHC, kemampuan kognitif terdapat 8 ranah kecerdasan yang banyak bersinggungan saat proses belajar pada anak. 8 Ranah kecerdasan kognitif itu ialah sebagai berikut:

8 Ranah Kecerdasan Kognitif

8 Ranah kognitif tersebut memiliki andil masing-masing dalam suatu proses belajar. Seperti yang tergambar dalam bagan di bawah ini.

Proses Berpikir Otak

Bagan di atas menggambarkan tahapan proses berpikir manusia, saat stimulus diterima oleh otak secara visual maupun auditori kemudian diproses dalam ingatan lalu diolah untuk mendapatkan kesimpulan atau cara penyelesaian. Setelah itu sampai pada tahap penyampaian informasi kepada orang lain yang biasanya tampak dari ungkapan pikiran dan perilaku seseorang.

Proses awal suatu informasi diterima atau tahap penerimaan, kemampuan kognitif visual, auditori, dan sensorik yang menangkap informasi. Misal, informasi yang datang dalam bentuk suara atau bunyi-bunyian sedangkan seorang anak yang menerima informasi tersebut memiliki ranah kognitif auditori (Ga) rendah. Kemungkinan besar anak tersebut tidak menangkap informasi dengan tepat. Alternatifnya guru atau pengajar dapat memberikan informasi dengan tambahan bantuan suatu yang visual agar anak dapat menangkap informasi dengan sempurna.

Kemampuan belajar seorang anak dipengaruhi banyak faktor, namun 3 faktor inti yang berpengaruh besar yaitu faktor internal pribadi dan kognitif atau kecerdasan otak. Seperti yang tergambar pada ilustrasi berikut:

Faktor Keberhasilan Anak di Sekolah

Pada posisi D, seorang anak memiliki ketertarikan pada suatu bidang akademik. Tetapi faktor kognitifnya tidak mendukung, maka akan terjadilah upaya belajar yang lebih besar ketimbang anak yang berada di posisi A, B, dan C. Anak dengan tipe D ini akan sangat terbantu ketika pengajar mengetahui kekuatan serta kelemahan kognitifnya.Sedangkan pada posisi B, seorang anak memiliki kemampuan kognitif yang sudah mumpuni untuk mengikuti pelajaran (bidang akademik) namun sayangnya anak pada posisi B tidak memiliki faktor pribadi yang cukup. Contoh anak-anak pada posisi B biasanya kita temui anak-anak yang dapat mengikuti pelajaran namun terlihat tidak bersemangat dalam mengerjakan pelajaran di kelas  atau kurang antusias dalam mengikuti kegiatan belajar.

Di posisi C, menggambarkan seorang anak yang sudah memiliki  faktor pribadi  yang cukup kuat serta kemampuan kognitifnya yang cukup mumpuni. Namun sayangnya pelajaran atau soal-soal akademik belum mampu memenuhi kebutuhan faktor internal anak serta kemampuan kognitifnya. Keadaan seperti ini biasanya terjadi pada anak-anak yang memiliki kecerdasan  di atas rata-rata dibanding teman-teman di sekelilingnya.

Keadaan yang ideal adalah di posisi A, ketika seorang anak sudah memiliki ketertarikan secara pribadi pada bidang akademik serta didukung kemampuan kognitif yang dimilikinya untuk mempelajari bidang akademik tersebut. Sehingga anak-anak ini akan mencapai keberhasilan di sekolahnya, dengan begitu hal tersebut akan menambah optimisme anak menjalani kehidupan.

Dalam hal ini AJT CogTest diharapkan dapat membantu seorang anak dalam belajar dari segi kemampuan kognitifnya dengan cara mengidentifikasi atau mengukur 8 ranah kognitif yang dimilikinya. Keuntungan yang didapat dari hasil AJT CogTest bisa membantu guru atau orangtua memahami gambaran profil kognitif anak-anak yang mengalami kendala dalam proses belajar di sekolah. Orangtua dan guru juga akan terbantu mengetahui penyebab dan penanganan yang tepat berdasarkan data yang valid dan akurat.

 

Jika Anda tertarik untuk mempelajari AJT CogTest lebih lanjut, bagaimana AJT CogTest dapat memberikan pengajaran yang sesuai dengan kebutuhan anak, silakan KLIK DISINI SEKARANG

Source :